Siswi SMP Tewas Misterius Saat Tidur Pakai Headset, Pengakuan Neneknya Ungkap Hal Penting

Posted on 2018-07-31 20:46



Dukacita mendalam dirasakan oleh keluarg Siti Anggiani, pelajar kelas 9 C, SMPN 2 Semen, Kabupaten Kediri. Ia meninggal secara tragis lantaran memakai headset saat tidur siang di rumahnya, di Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Kejadian mengenaskan ini terjadi di hari Minggu (29/7/2018).

Namun tiga hari pasca kematiannya, Selasa (31/7/2018) masih meninggalkan misteri karena jenasahnya langsung dimakamkan keluarganya.

Menurut Suwarni (55) neneknya, Anggi sebelum kejadian kondisinya juga sehat-sehat saja. Malahan oleh neneknya sempat disiapkan makan siang bersama dengan menu mie telur. Setelah makan mie Anggi istirahat di kamar rumahnya, sedangkan nenek dan ibunya pergi ke balai desa.

Namun berselang sekitar dua jam, neneknya kaget setelah akan dibangunkan cucunya sudah meninggal. Ada saksi yang dari tetangganya saat ditemukan telinga sebelah kanan berdarah. Kondisinya juga masih memakai headset.

Loading...

Sedangkan ponselnya terjatuh di lantai. Namun belum ada kepastian terkait dugaan kematian korban apakah tersengat aliran listrik saat memakai headset. Karena di bagian telinga kanan ada lebam membiru. Keluarga korban memang tidak melaporkan kematian Anggi yang mendadak kepada aparat kepolisian.

Jenasahnya kemudian langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Kedak. Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui terkait penyebab kematian korban. Kepala Sekolah SMPN 2 Semen, Erwan Santoso saat dikonfirmasi mengaku keluarga besar sekolahnya sangat berduka dengan kejadian yang menimpa siswanya.

Apalagi almarhum dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan bagus prestasi akademiknya. Menyusul kematian Anggi, guru bersama ratusan siswa SMPN 2 Semen telah menggelar doa bersama usai upacara bendera, Senin (30/7/2018). Doa bersama dipimpin guru agama Ali Budiono.

Sedangkan teman satu kelas Anggi takjiah ke rumah duka serta mendoakan di pusara almarhum. Saat ziarah rekan-rekannya tak kuasa menahan tangis. Erwan berulangkali mengingatkan siswanya untuk bijak saat menggunakan HP. Malahan di sekolahan sudah lama ada larangan siswa membawa ponsel. Jika ada siswa yang melanggar HP bakal disita dan pengambilan dilakukan orangtuanya. Kalau melanggar sampai dua kali HP disita dan baru dikembalikan setelah lulus sekolah.

Sementara terkait penyebab kematian Anggi, Erwan mengaku tidak mengetahui secara persis karena bukan ranahnya. 

"Kami ke rumah duka untuk berbela sungkawa dan menyampaikan santunan. Soal penyebab kematiannya bukan ranah kami," jelasnya.

Sementara Kapolsek Semen AKP Karyoko saat dikonfirmasi Surya menjelaskan pihaknya tidak menerima laporan terkait penyebab kematian pelajar SMPN 2 Semen.

"Keluarga tidak melapor ke polisi," jelasnya.

Sementara ucapan berbela sungkawa terkait penyebab kematian Anggi banyak menyebar di sejumlah grup whatsap (WA) dan media sosial. Apalagi kematiannya terjadi secaratidak wajar. Anggi merupakan anak tunggal dari Ny Sunarti.




Loading...




Cerita Unik Lainnya