Sering Disepelekan, Sebaiknya Hindari Makanan Yang Telah Dihinggapi Lalat, Inilah Bahayanya

Posted on 2018-05-07 07:27



Lalat adalah pemakan bangkai yang tertarik pada bahan organiknya yang lembab, yang akan digunakan sebagai tempat mereka bertelur dan makan. Ia merupakan hewan kecil yang dianggap jorok oleh kebanyakan orang.

Lalat adalah pemakan bangkai yang tertarik pada bahan organiknya yang lembab, yang akan digunakan sebagai tempat mereka bertelur dan makan. Larva lalat atau belatung berkembang biak di beberapa area luar rumah yang berbeda-beda, mulai dari bahan tanaman untuk kompos hingga pupuk, sampah, dan bangkai hewan yang membusuk

Lalat-lalat tersebut tertarik dengan bau makanan dan menganggapnya sebagai tawaran makan gratis. Saat mereka makan, kuman dan kotoran akan terbawa oleh lalat-lalat tersebut dan kembali menempeli di mana pun mereka hinggap.

Di dalam rumah, mereka begitu mengganggu karena terbang di atas makanan, terutama di dapur dan ruang keluarga

Pernah membayangkan lalat menghinggapi makananmu? Jika iya, sebaiknya berharap jika hal itu tidak akan pernah jadi kenyataan karena kamu akan terkejut setelah tahu fakta-fakta dibawah ini.

1. Lalat membawa banyak bakteri

Terdapat penelitian yang menyebutkan jika lalat membawa lebih banyak bakteri penyebab penyakit berbahaya. Lalat bisa membawa bakteri pada bagian kaki dan juga sayapnya sehingga sangat berbahaya ketika mereka hinggap atau bermain-main di tempat makanan/minuman. Berbagai bakteri yang menempel pada tempat makanan/minuman bisa saja menyebar dnegan mudah kedalam makanan dan kemudian ke tubuh Anda ketika dikonsumsi.

2. Label jorok

Ketika Anda merasa biasa saja menikmati makanan/minuman yang dihinggapi lalat, maka pastilah orang lain yang melihatnya akan melabeli Anda dengan sebutan manusia jorok. Jelas saja, bagi orang yang menjaga kebersihan, selektif memilih makanan sehat adalah satu keharusan yang tak bisa ditawar.

3. Bakteri takkan mati meski direbus ulang

Karena sayang terhadap makanan/minuman, sebagian orang memilih menyisihkan lalat kemudian merebus ulang makanan hingga mendidih. Padahal cara tersebut tidak selalu berhasil karena bakteri tersebut bisa saja masih hidup dan mencemari makanan.

4. Sayang makanan atau kesehatan

Makanan bisa saja dibuat kembali atau dibeli, tapi kesehatan Anda tentu jauh lebih berharga, bukan? Maka itu, jangan pertaruhkan kesehatan Anda hanya karena rasa sayang Anda terhadap makanan yang sudah dihinggapi lalat.

5. Penyakit berbahaya akibat lalat

Diatas sudah dijelaskan jika kaki dan sayap lalat membawa bakteri/mikroba yang kemudian bisa berkembang menjadi pathogen yang bisa sebabkan beberapa penyakit, diantaranya : diare, colera, disentri, Thypoid dan lainnya.

10 Fakta Lalat Rumah yang Belum Anda Ketahui

Tidak diragukan lagi bahwa fakta nya lalat rumah merupakan salah satu hama umum yang seringkali mengganggu gaya hidup kita di lingkungan makan, area persiapan makanan, fasilitas penyajian makanan atau dapur. Lalat rumah juga merupakan spesies lalat yang paling sering ditemukan di rumah yang membawa lebih dari 100 patogen berbahaya seperti tuberkulosis, disentri amuba, salmonella dan lainnya.

Karena keberadaan serangga terbang seperti lalat rumah ini sangat menggangu di rumah Anda, sangatlah penting untuk mempelajari beberapa fakta lalat rumah sebelum memutuskan untuk mengusir lalat dirumah Anda!

Fakta 1 – Lalat rumah sangat mengandalkan indra penciuman mereka saat mereka mencari makanan. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan semua makanan dalam wadah kedap udara agar tidak mengundang lalat datang menghampiri makanan Anda.

Fakta 2 – Mereka sangat aktif pada siang hari dan beristirahat pada malam hari. Maka dari itu mengusir lalat secara efektif baik dilakukan pada siang hari.

Fakta 3 – Lalat rumah sangat tertarik dengan sampah. Anda harus lebih rajin dan rutin dalam mengelola sampah di rumah Anda.

Fakta 4 – Mereka memiliki kualitas reproduksi yang efisien. Lalat dapat menghasilkan sebanyak 75 – 100 telur dan menetas dalam 12 – 24 jam.

Fakta 5 – Lalat rumah buang air besar setiap beberapa menit. Sebagai pembawa utama sumber penyakit, mereka menyebarkan bakteri serta organisme infeksius yang menimbulkan ancaman kesehatan serius bagi masyarakat.

Fakta 6 – Masa hidup lalat relatif cukup lama; berkisar antara 30 hingga 60 hari.

Fakta 7 – Lalat rumah mampu terbang dengan kecepatan rata-rata 8 km per jam. Mereka dapat memasuki properti Anda melalui celah dan lubang. Penting bagi Anda untuk memastikan pintu tetap tertutup, dan pemeriksaan rutin terhadap ventilasi untuk mencegah lalat masuk.

Fakta 8 – Mereka hanya memakan cairan, namun lalat dapat mengubah makanan padat menjadi cair dengan meludah atau muntah di atasnya. Penting untuk menghindari konsumsi makanan yang tertinggal di tempat terbuka untuk mencegah kontaminasi makanan.

Fakta 9 – Lalat memiliki mata majemuk yang membuat mereka peka terhadap perubahan pola cahaya. Menjebak dan menghilangkan lalat rumah dengan memasang lampu perangkap lalat yang memanfaatkan sinar UV dianggap sangat membantu untuk mengendalikan populasinya.

Fakta 10 – Lalat rumah bukan serangga yang menyukai kebersihan. Mereka bisa berkembang biak di tempat-tempat kotor seperti tong sampah, kotoran manusia, kotoran binatang atau hal-hal lain yang sudah membusuk. Selalu pastikan kualitas terbaik untuk kebersihan dan sanitasi rumah tangga Anda agar rumah Anda tidak menjadi tempat yang menyenangkan untuk lalat berkembang biak.

Saran-saran untuk Membatasi Lalat Masuk dan Menghindari Masalah di Kemudian Hari

Tutuplah tempat sampah dan tempat limbah, serta tutup kantong sampah serapat-rapatnya
Buanglah sampah yang berada di dalam rumah secara rutin

Jangan biarkan pintu dan jendela dalam keadaan terbuka agar lalat tidak masuk ke dalam rumah

Periksa tirai antiserangga di jendela dan pintu dari lubang atau tepinya yang longgar sehingga memungkinkan lalat masuk ke dalam rumah

Loading...
Simpan makanan di tempat yang tertutup rapat dan masukkan buah-buahan ke dalam lemari pendingin

Buanglah semua materi organik yang lembab, karena akan menjadi tempat berkembang biak lalat, terutama di area yang berdekatan dengan lingkungan luar rumah

Lalat-lalat yang sering kali hinggap di dalam rumah adalah lalat hijau, lalat rumahan, lalat biru, hingga lalat latirine. Semua lalat tersebut bisa membawa penyakit berbahaya layaknya diare, disentri, kerusakan hati, gatal-gatal, hepatisis, gangguan usus, hingga keracunan dan muntaber. Dalam beberapa kasus, makanan yang dihinggapi lalat juga bisa menyebabkan thypus dan cacingan. Penyakit ini berasal dari virus, bakteri, hingga kuman yang dibawa lalat dari tempat-tempat yang kotor ke makanan yang aka kita makan. Makanan yang telah terkontaminasi inilah yang menjadi asal dari penyakit-penyakit di atas.

Jangan biarkan lalat beterbangan dan hinggap ke berbagai benda di dalam rumah dengan mudah. Jika jumlah lalat yang ada di dalam rumah cukup banyak, jangan ragu untuk menutup makanan dengan tudung saji sehingga tidak mudah dihinggapi lalat. Lakukan pula fogging untuk membunuh lalat dan perkembangbiakannya. Selain itu, perhatikan pula kebersihan lingkungan rumah sehingga tidak ada sampah dan kotoran yang berserakan dan menjadi tempat hinggapnya lalat. Jika makanan sudah terlanjur dihinggapi lalat, ada baiknya makanan tersebut disisihkan saja sehingga kita bisa menurunkan resiko mendapatkan berbagai macam penyakit.

Artikel ini disadur dari berbagai sumber, semoga bermanfaat!




Loading...




Cerita Unik Lainnya