Resiko Bahaya Makanan yang Dibakar, Baca Sebelum Terlambat

Posted on 2016-05-06 23:15



Apakah anda adalah seorang yang gemar makanan yang dibakar? Jika anda sering mengonsumsi makanan seperti sate, ayam bakar, dan ikan bakar sebaiknya anda memerhatikan resiko bahaya yang mengancam anda. Makanan yang diolah dengan cara dibakar memang menghasilkan cita rasa yang gurih dan aroma yang khas. Akan tetapi tahukah anda jika makanan yang dibakar ternyata tidak baik bagi kesehatan? Para ilmuwan mengatakan makanan yang diolah dengan cara dibakar dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan. Meskipun mengolah makanan dengan cara dibakar dapat menciptakan cita khas yang tentunya sangat bisa menggugah selera makan, namun perlu kita ketahui bahwa makanan yang dibakar nyatanya mempunyai dampak yang tidak baik bagi kesehatan tubuh manusia. Lantas, apa bahaya kesehatan yang mengincar para pecinta makanan bakar? Mari kita simak dibawah ini.

Kanker

Masalah kesehatan yang paling besar jika anda mengonsumsi makanan yang dibakar ialah resiko kanker. Selain itu makanan yang dibakar meningkatkan resiko mengidap kanker saluran cerna bagian atas. Kanker akan tumbuh dan berkembang dalam kerongkongan. Sebuah penelitian menyebutkan, bahwa makanan bakar menyebabkan penyakit kanker lambung apabila dikonsumsi dengan waktu yang lama.

Asam Lambung Naik

Loading...

Alasan mengapa makanan bakar mengakibatkan asam lambung ialah karena makanan yang dibakar sulit untuk dicerna. Hal ini tentu membuat lambung lebih banyak mengeluarkan zat asam agar dapat mencerna makanan di dalam. Jika anda mengalami masalah lambung, makanan bakar merupakan pantangannya.

Tips Aman

Jika anda ingin menghindari dan mencegah resiko di atas anda dapat melakukan tips-tips berikut. Inilah cara aman dalam mengonsumsi dan mengolah makanan yang dibakar.

1. Hindari bagian gosong

Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Kata-kata tersebut cocok sekali untuk anda yang ingin menjaga kesehatan. Jika anda tetap mengonsumsi makanan yang dibakar, hal itu sama saja memasukkan racun kedalam tubuh anda. Pengolahan makanan yang paling baik untuk kesehatan adalah dengan cara dikukus. Namun, kita anda tidak tahan jika tidak mengonsumsi makanan yang dibakar anda dapat memisahkan bagian yang gosong karena terbakar dengan bagian yang tidak. Cara ini efektif aman karena yang berbahaya ialah bagian gosongnya saja. Selain itu, anda harus mengimbanginya dengan mengonsumsi sayuran. Sayuran yang dianjurkan ialah sayuran organik. Sayuran organik mengandung banyak antioksidan yang menangkal radikal bebas dalam tubuh anda.

2. Menggunakan api kecil

Meskipun orang banyak beranggapan bahwa memasak dengan api yang besar menjadikan masakan lebih cepat matang, namun hal ini adalah penyebab terjadinya gosong di bagian luar. Untuk itu, gunakan api kecil jika anda ingin mengolah makanan dengan cara dibakar. Cara ini sangat efektif untuk meminimalisir terbentuknya zat karsinogen.

3. Merendam daging dengan bumbu

The American Institute for Cancer Research mengatakan bahwa merendam daging dalam bumbu setidaknya 30 menit lamanya dapat mengurangi pembentukan zat karsinogen. Pun demikian, hati-hati juga memilih bahan bumbu. Pilih bumbu tradisional dan alami untuk menurunkan kadar HCAs di dalam bakaran daging. Karena sehat tidak bisa didapat dari segala sesuatu yang serba instan bukan?

Demikianlah resiko dan cara menghindari resiko makanan yang dibakar. Alangkah baiknya jika anda mulai sekarang membatasi konsumsi makanan yang dibakar. Mengonsumsi makanan yang dikukus lebih baik. Selain itu dengan menjalankan tips di atas itu menandakan anda sadar akan kesehatan anda.

Semoga bermanfaat.


Loading...




Cerita Unik Lainnya