Petugas SPBU Wanita Yang Ditendang Oknum TNI Akhirnya Buka Suara

Posted on 2018-08-28 19:03



Aksi tak terpuji oknum TNI kembali terjadi, ia melakukan penganiayaan kepada seorang wanita petugas SPBU. Video kejadian penganiayaan inipun beredar di media sosial, dan mendapatkan reaksi keras netizen.Video ini diunggah pertama kali oleh akun Facebook Lian Juntac Part II pada Rabu (22/8/2018).

Video rekaman CCTV tersebut menunjukan oknum TNI bersama seorang wanita yang diboncengnya menganiaya seorang petugas SBPU. Terlihat dalam video, wanita itu memaki dan hampir melemparkan kacamatanya ke arah petugas SPBU tersebut.

Sementara oknum TNI terlihat menendang wanita petugas SPBU tersebut dan terlibat pemukulan. Peristiwa itu terjadi di SPBU 14.203.155 Tanjungmorawa, Deliserdang, Sumatera Utara. Petugas SPBU bernama Anggi Dwi Octhami Gultom (24), telah melaporkan kasus tersebut ke POM medan atas usulan keluarganya yang merasa tidak terima.

Dia menceritakan, oknum TNI yang menendangnya sempat menyalip antrean, di mana saat itu ada tiga mobil yang sedang antre. Oknum TNI itu memotong antrean, Anggi pun menegurnya untuk antre.

Loading...

"Ya kita jugakan kerja ada aturan kerja Bang. Bisa aja dia kuisikan dulu, tapi yang di mobil kan jadi marah sama aku. Kusuruh antre mereka. Sebenarnya itupun bukan jalur untuk sepeda motornya tapi untuk mobil. Aku cuma bilang bang ikut antrean ya. Enggaknya dia, kusuruh pergi," katanya.

Saat itulah, wanita yang membonceng oknum TNI itu langsung berkata sombong.

"Kamu lihat ini motor apa?" kata wanita tersebut pada Anggi terdengar dalam video.

Wanita itu lantas mengoceh, sementara Anggi tak menghiraukannya. Wanita itu juga menyebut Anggi tak sopan, Anggi pun menjawab perkataan wanita tersebut dan mengatakan, enggak sopan yang mana dan jika motornya yang diisi lebih dulu, pelanggan lainnya akan marah.

Wanita itu kemudian mendatangi Anggi bahkan meludahinya dan berkata kotor. Merasa tak terima, Anggi pun membalas berbuatan wanita tersebut. Anggi juga sempat balas meludahi wanita tersebut.

"Barulah di situ yang laki-lakinya (oknum TNI) lari mengejar aku dan nendang aku kena pantatku. Baru kemudian dia dibawa ke dalam (kantor) karena dia ngaku tentara aku pun bilang akupun anak tentara. Bapakku dulu tugas di Armed Delitua Bang. Tahun 2007, bapakku meninggal karena kecelakaan," katanya.

Anggi pun mengaku masih trauma atas kejadian itu. Dia berharap kasus itu dapat ditindaklanjuti dan yang bersangkutan diberikan sanksi tegas. Videonya bisa dilihat di sini 

https://www.youtube.com/watch?v=gzCFw7oSn6g




Loading...




Cerita Unik Lainnya