Pakaian Dalam Ketat Merusak Kualitas Sperma, Benarkah?

Posted on 2016-04-25 05:59



Sebagian dari anda mungkin pernah mendengar beberapa informasi dari efek memakai pakaian dalam yang terlalu ketat. Jika iya, salah satu efek yang didapat adalah memengaruhi kualitas sperma. Benarkah demikian? Mari kita bahas dalam artikel ini.

Banyak penelitian yang yang telah dilakukan mengungkapkan bahwa memakai pakaian dalam yang terlalu ketat dapat menekan skrotum. Hal tersebut mengakibatkan testis menjadi hangat atau bahkan menjadi panas. Selain itu, menurut fakta penelitian organ pria yang sehat harus dalam keadaan dingin sehingga dapat memproduksi sperma dengan kualitas yang baik.

Pada akhirnya, hasil penelitian tersebut kemudian dibantah oleh penelitian yang baru-baru ini dilakukan. Para ilmuwan dan peneliti dari Stanford University Medical Center mengungkapkan, menurut mereka, tidak ada hubungannya antara pemakaian pakaian dalam atau celana ketat dengan kualitas sperma.

Dalam penelitian mereka, seorang wanita tetap dapat mengalami kehamilan walaupun pasangannya kerap menggunakan pakaian dalam ketat. bukti dari argumen tersebut ialah pasangannya tersebut adalah seorang atlit sepak bola dan petinju.

Loading...

Hasil dari penelitian terbaru ini, jenis pakaian dalam atau celana yang dikenakan seorang pria tidak mempengaruhi kualitas sperma dan tetap dapat membuat pasangan untuk hamil. Justru yang sangat berpengaruh akan kehamilan dan kualitas sperma adalah pola hidup, pola makan dan juga kualitas olahraga yang dilakukan, termasuk sisi mandul atau tidaknya seseorang tersebut.


Loading...




Cerita Unik Lainnya