Miris, Begini Kronologi Haris Simamora Membunuh Satu Keluarga Di Bekasi

Posted on 2018-11-17 13:46



Satu keluarga di Bekasi dibunuh secara keji, kejadian ini membuat geger masyarakat Indonesia. Banyak orang mempertanyakan apa motif dan siapa pelaku pembunuhan keji tersebut. Bagaimana tidak dikatakan keji, tak hanya korban suami istri, dua orang anak mereka yang masih di bawah umur juga tega dibunuh pelaku. Ternyata pembunuhan ini dilakukan secara sadar dan terencana. Pelakunya pun saudara sepupu korban, Haris Simamora. Menurut hasil penyelidikan polisi, tersangka Haris sempat bertamu dan hampir bermalam sebelum menikam seluruh korbannya pada Senin malam pukul 23.00 WIB, 12 November 2018.

"Jadi pelaku malam jam 9 datang ke rumah korban, masuk rumah datang udah bertamu dia tidak congkel, dia masuk jadi beberapa hari sebelum aksi sudah direncanakan," kata Wakapolda Meto Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018).

Terkait barang bukti pembunuhan, diketahui pelaku menggunakan linggis sebagai alat tikam. Penuturan polisi, benda tajam tersebut diambil pelaku dari brangkas rumah milik korban.

"Jadi pelaku sudah tahu denah rumah korban, Haris melakukan pembunuhan menggunakan linggis. Dimana linggis didapat dari brangkas yang ada di rumah korban. Dia lihat brangkas ambil linggis. Dia lakukan pembunuhan dengan itu," jelas Wahyu.

Loading...

Dari hasil investigasi polisi, korban pertama dihabisi nyawanya adalah Diperum Nainggolan (38), selaku kepala keluarga. Lalu kedua adalah, Maya Boru Ambarita (37), yang diketahui memiliki hubungan darah dengan tersangka.

Mencekik Kedua Anak

"Baru setelah mereka, pelaku membunuh serta dua anaknya, saat mereka terbangun, yang usia 9 dan 7 tahun," jelas Wahyu.

Hasil sementara autopsi kepada korban anak, polisi mengindikasi kematian dengan cara dicekik oleh pelaku. Namun hal ini masih didalami lagi.

"Karena autopsi anak belum keluar. Tapi Hasil olah TKP korban pasutri dibunuh menggunakan linggis, Kalau anak tidak ada (tikaman) linggis," pungkas Wahyu.




Loading...




Cerita Unik Lainnya