Miris Banget, Remaja 13 Tahun Tega Membunuh Kedua Adiknya Yang Masih Balita, Alasannya Mengejutkan

Posted on 2018-09-14 10:43



Entah apa yang merasuki pemikiran seorang remaja 14 tahun hingga tega membunuh dua orang adiknya. Remaja laki-laki di Indiana ini akhirnya ditahan di pusat penahanan remaja usai mengakui perbuatannya setahun yang lalu. Ia mengaku telah membunuh kedua adiknya yang masih balita dengan cara keji. 

Desiree McCartney merupakan adik perempuannya dibunuh dengan handuk, pelaku menggunakan handuk itu untuk mencekik korban pada 1 Mei 2017 yang lalu. Balita berusia 23 bulan ini akhirnya meninggal karena gangguan napas akibat cekikan sang kakak. Ia sempat dirawat selama 5 hari di rumah sakit.

Beberapa bulan kemudian, adik laki-lakinya, Nathaniel Ritz yang baru berusia 11 bulan juga dibunuh dengan dibekap selimut. Segera setelah kematian bayi laki-laki, remaja ini mengaku membunuh adik-adiknya.

Sang ibu, McCartney tetap membela remaja tersebut, "Dia bukan monster seperti yang dikatakan orang-orang".

Loading...

"Ini mimpi terburuk seorang ibu untuk memiliki keluarga yang begitu berharga dan kemudian bangun dengan kemungkinan hasil terburuk."

Remaja itu mengatakan hal yang kurang jelas pada para penyidik. Dia mengaku membunuh adik-adiknya agar mereka tidak hidup di neraka. Jaksa Ripley County Richard Hertel mengatakan bahwa remaja itu ditangkap pekan lalu atas tuduhan pembunuhan anak-anak yang terjadi di rumah keluarga di Osgood, sebuah komunitas pedesaan sekitar 60 mil di tenggara Indianapolis.

Remaja itu juga mengaku menggunakan handuk untuk mencekik adik perempuannya dan selimut untuk membunuh adik laki-lakinya. Menurut pernyataan tertulis, remaja itu mengatakan kepada penyelidik bahwa, "dia memiliki percakapan dengan Tuhan tentang mereka, tetapi dia tidak bisa membicarakannya karena dia telah berjanji pada Tuhan dia tidak akan memberitahu siapa pun."

Remaja itu juga bercerita tentang menyelamatkan Desiree dan Nathaniel dari neraka dan rantai api. Dia kemudian menambahkan bahwa dia tidak ingin bila adik-adiknya harus hidup di neraka. Karena sebelum mencekik adiknya, remaja itu telah melakukan upaya penyelamatan adik-adiknya dari rantai api neraka.

Setelah itu, ia melanjutkan untuk menggambarkan bagaimana dia mencekik anak-anak itu. Ketika ditanya apa itu neraka, bocah itu menjawab bahwa api neraka adalah 'tugas-tugas'. Sebelum bertanya lebih jauh, petugas penyelidik melihat daftar tugas-tugas harian yang harus diselesaikannya.

Menurut surat pernyataan, nenek remaja itu memberi tahu bahwa ketika dia bertanya mengapa dia membunuh saudara-saudaranya, dia menjawab bahwa dia tidak ingin mereka diperlakukan seperti dia dulu.

Seorang paman mengatakan kepada para penyelidik bahwa sehari sebelum kematian Nathaniel Ritz, remaja itu memberitahunya bahwa ayah Ritz telah mengotori hidungnya. Hertel mengatakan motif remaja tersebut tetap tidak jelas, tetapi dokter yang akan memeriksanya mungkin dapat menjelaskannya. Apakah ada gangguan psikologis karena pengalaman buruk yang pernah dia alami atau karena kemungkinan lain.

"Selama 19 tahun saya disini, saya tidak pernah mengalami hal yang menganggu dan berakhir seperti ini," katanya dalam konferensi pers di Versailles.

Hertel mengatakan bahwa sebelum membunuh saudara perempuannya, remaja tersebut lebih dulu meremas kucing hingga organ dalamnya keluar. Dia beralasan melakukan itu karena si kucing telah mencakarnya.

Setelah sidang pengadilan, hakim baru bisa memutuskan apakah remaja tersebut akan diadili sebagai orang dewasa seperti tuntutan jaksa atau tidak. Sementara tetangga di sekitar rumah, Becky Horn mengaku sangat kehilangan dua balita tersebut.

"Kami menangis selama berminggu-minggu," kata Horn.




Loading...




Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-04-23 18:15