Kurang Tidur Selama 4 Hari Dan Ada Selisih Jumlah Suara, Ketua KPPS Mencoba Bunuh Diri

Posted on 2019-04-22 19:26



Sub (42), salah satu ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, melakukan percobaan bunuh diri, Sabtu (20/4/2019) sekitar pukul 9.00 WIB. Diduga, Sub yang kesehariannya merupakan PNS golongan 1C dan bertugas di bagian rumah tangga Gedung Rektorat Universitas Brawijaya itu depresi karena tangggung jawabnya sebagai ketua KPPS.

Sebab dalam penghitungan surat suara terdapat selisih suara untuk pemilihan DPD dan DPRD Kota Malang. Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi mengatakan, Sub melakukan percobaan bunuh diri itu di dalam kamar rumahnya, Jalan Lesanpuro II RT 8 RW 1, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sub memanfaatkan golok ukuran 46 centimeter untuk menusuk perutnya sendiri sebanyak dua kali.

"Sekitar pukul 9.00 WIB di dalam kamarnya korban mengambil golok koleksinya di atas lemarinya kemudian menusukkan sendiri dengan tangannya sendiri ke arah perutnya sendiri sebanyak dua kali," katanya, Sabtu malam.

Suko Wahyudi mengatakan, Sub depresi akibat pelaksanaan pemilu serentak itu. Sebab, berdasarkan pemeriksaan terhadap istrinya, Tal, Sub akhir-akhir ini gelisah akibat kurang tidur karena memikirkan tanggung jawabnya sebagai ketua KPPS.

Loading...

"Saksi menerangkan suaminya gelisah dan stres selama tiga sampai empat hari ini karena kurang tidur," katanya.

Apalagi, terjadi selisih jumlah suara saat penghitungan surat suara. Hal itu yang diduga menjadi penyebab Sub mencoba bunuh diri.

"Sebagai ketua KPPS 7 merasa capek dan stres karena saat penghitungan suara ada selisih kelebihan suara antara dua atau empat di hitungan DPD dan DPRD Kota Malang," katanya.

Akibat kejadian itu, Sub mengalami dua luka tusuk di bagian perutnya. Yakni di perut bagian kanan sebesar 4x2,5 centimeter dan di perut bagian kiri sebesar 3x4 centimeter. Sub lantas dilarikan ke Rumah Sakit Panti Nirmala untuk menjalani operasi.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang belum merespons kejadian percobaan bunuh diri oleh ketua KPPS tersebut. Komisioner KPU Kota Malang, Azhari Husein tidak merespons saat dimintai konfirmasi. 




Loading...




Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-04-23 18:43