Jangan Sampai Salah, Inilah Cara Memakai Deodoran Yang Benar

Posted on 2016-05-02 21:11



Deodoran adalah sebuah produk yang berfungsi untuk mengurangi keringat berlebih dan bau badan. Deodoran lazimnya dianggap dapat menekan produksi keringat tubuh yang dihasilkan lewat aktifitas sehari-hari. Selain itu, deodoran juga berfungsi sebagai penghalau bakteri yang menjadi penyebab bau badan. Namun, apakah anda saat ini telah menggunakan deodorant dengan benar dan tepat? Penggunaan deodoran yang salah malah akan memperburuk bau badan anda dan tidak memenuhi fungsi sebenarnya. Maka dari itu, perlu anda simak informasi dalam artikel ini.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta, Vinia Ariani Permata menyarankan agar deodoran segera diaplikasikan setelah mandi. "Sesudah mandi, ketiak kering tapi masih lembab," kata Vinia

Deodoran akan efektif jika digunakan antara sepuluh menit setelah mandi. Dalam kondisi seperti ini tubuh belum memproduksi keringat. Jika ketiak anda terlanjur berkeringat, anda lebih disarankan untuk mengulang mandi sebelum menggunakan deodoran

Sabun mandi memang dapat menghilangkan keringat dan bau badan. Namun, sabun mandi tidak dapat membunuh kuman. Sabun mandi umumnya hanya memindah kuman dalam tubuh anda ke busa yang dihasilkan dari penggunaan sabun kecuali sabun anti kuman. Ketika anda mandi sabun akan menghilangkan keringat dan bau badan, akan tetapi itu hanya berlangsung sesaat, maka dari itu penggunaan deodorant sangat dianjurkan.

Loading...

Dalam sehari, deodoran hanya digunakan satu kali dan dapat menjangkau seluruh area ketiak anda. Sebaiknya, anda jangan mengoleskan maupun menyemprotkan deodoran pada ketiak yang sudah berkeringat. Alasannya adalah meniban deodoran pada ketiak yang berkeringat tidak cukup efektif dan cenderung menambah bau badan anda.

Vinia pun mengingatkan agar  tidak sembarangan memilih deodoran.  Vinia menjelaskan, secara umum,  deodoran yang cocok haruslah diproduksi perusahan yang besar dan punya citra yang bagus. Deodoran juga dihasilkan melalui riset-riset penelitian dan dikerjakan menggunakan alat-alat canggih. Yang tak boleh dilupakan, deodoran harus sudah memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jika anda memiliki kulit ketiak yang sensitive, anda perlu selektif dalam memilih deodoran yang akan anda pakai. Jika respon kulit anda pada deodoran yang anda pilih mengakibatkan gatal, panas serta ruam. Sebaiknya anda menghentikan menggunaan tersebut dan membaca keterangan yang tercantum di kemasan deodoran. Semoga bermanfaat.


Loading...




Cerita Unik Lainnya