IBU MUDA Inilah Pentingnya Melakukan Persiapan Menyusui Sejak Kehamilan

Posted on 2016-03-03 10:20



 

Menyusui memerlukan proses belajar, terutama bagi ibu yang pertama kali melahirkan bayi. Karenanya, persiapan menyusui harus dimulai sejak masa kehamilan, baik persiapan mental maupun fisik.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan berniat dan berkomitmen untuk menyusui. Selanjutnya, kepercayaan diri adalah salah satu modal penting lainnya untuk persiapan menyusui bayi Anda.

Dalam mempersiapkan diri secara fisik, nutrisi selama kehamilan penting diperhatikan untuk mendukung proses menyusui setelah bayi Anda lahir. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan kenaikan berat badan Anda selama kehamilan terjadi secara optimal sesuai dengan rekomendasi dokter Anda. Rekomendasi kenaikan berat badan selama kehamilan akan disesuaikan dengan status gizi Anda sebelum kehamilan.

Loading...

Kenaikan berat badan selama kehamilan dapat terjadi karena adanya pertambahan ukuran rahim,  janin, plasenta (ari-ari), peningkatan volume air ketuban dan darah ibu, serta penumpukan lemak pada beberapa bagian tubuh ibu. Lemak yang terkumpul di tubuh selama kehamilan merupakan cadangan energi tubuh Anda untuk memproduksi ASI selama masa menyusui nantinya.

Beberapa hal yang perlu Anda lakukan selama kehamilan dalam proses persiapan diri untuk menyusui setelah kelahiran bayi Anda, yakni:

  1. Melakukan pemeriksaan kehamilan yang teratur. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin selama kehamilan. Selain itu, pemeriksaan kehamilan teratur juga dapat mencegah kelahiran prematur. Bayi yang lahir terlalu cepat (prematur) cenderung membutuhkan perawatan khusus sehingga menyusui sulit untuk dilakukan.
  2. Berkonsultasi dengan dokter/bidan/perawat/konsultan ASI untuk mengetahui segala sesuatu yang penting untuk Anda ketahui mengenai cara pemberian ASI yang baik dan benar. Selain itu, Anda juga perlu memberitahu jika ada obat-obatan yang yang rutin Anda konsumsi selama ini, atau jika Anda memiliki riwayat operasi pada payudara Anda.

  3. Carilah berbagai informasi mengenai menyusui dari teman Anda yang sedang menyusui, kelompok/perkumpulan ibu menyusui yang ada dilingkungan Anda, mengikuti kelas/seminar menyusui, membaca buku, atau mencari informasi tentang menyusui dari sumber terpercaya di internet.

  4. Informasikan kepada dokter/perawat, yang menangani Anda menjelang proses melahirkan, bahwa Anda ingin menyusui bayi Anda secepat mungkin setelah melahirkan sehingga dokter/perawat tersebut dapat membantu Anda mempersiapkan diri Anda untuk menyusui setelah proses persalinan.

  5. Rencanakan bersama dokter/bidan/perawat Anda mengenai metode kontrasepsi yang tepat untuk Anda gunakan setelah melahirkan agar tidak menggangu produksi ASI Anda.

Selain hal-hal di atas, salah satu hal penting yang juga tidak boleh terlupakan adalah berkomunikasi dengan pasangan dan keluarga bahwa Anda berencana untuk menyusui. Pasangan dan anggota keluarga lainnya dapat mendukung proses menyusui yang akan Anda lakukan dengan memberikan dukungan secara moril kepada Anda.

Selain itu, mereka juga dapat membantu proses menyusui secara tidak langsung dengan mengingatkan Anda untuk minum dan istirahat yang cukup, membantu pekerjaan rumah, ataupun menjaga anak Anda yang lain di rumah. Selain itu, pasangan dan anggota keluarga Anda yang lain juga dapat membantu Anda dalam menghadapi keluh kesah Anda selama proses menyusui.


Loading...




Cerita Unik Lainnya