Hati-Hati Saraf Kejepit Gara-Gara Sering Naik Motor

Posted on 2016-05-01 23:27



Jika anda sering berkendara dengan sepeda motor, tentu anda tahu banyak apa akibat yang dihasilkan lewat berkendara dengan sepeda motor. Salah satu dampak buruk adalah kecelakaan lalu lintas. Selain tidak memiliki pelindung bagi pengendara seperti yang terdapat pada mobil. Sepeda motor penyumbang kasus kecelakaan yang paling besar di Indonesia. Namun tahukah anda efek buruk lainnya selain dampak yang disebutkan? Efek buruk bagi kesehatan yang cukup serius adalah saraf yang terjepit.

Seperti yang dijelaskan Luthfi Gatam, dokter spesialis orthopedi dari Rumah Sakit Fatmawati. Menurut dia, motor memberikan getaran yang banyak saat sedang dikendarai seseorang. Semakin sering dan lama seseorang mengendarai motor, semakin banyak pula getaran yang dihasilkan oleh motor untuk tubuh. Getaran yang jumlahnya banyak itu akan merobek otot manusia.  

"Seperti halnya baju, bila sering disikat dan dicuci, lama-lama akan sobek. Otot juga seperti itu. Bila sering digetar, akan sobek," katanya. Bila otot sobek, akan berakibat pada pecah dan retaknya tulang belakang seseorang. Dan akibatnya akan menjepit saraf yang ada di tulang belakang.

Selain itu tanda seseorang yang mengalami saraf terjepit sering mengalami rasa nyeri yang menjalar kesegala arah. "Pertama mungkin sakit pinggang saja terus merambat ke paha, trus ke kaki, itu artinya sarafnya sudah sangat terjepit," katanya.

Loading...

Untuk menghindari dampak buruk tersebut, Luthfi menyarankan untuk selalu melakukan latihan dan peregangan otot. "Dengan melatih semua otot, khususnya otot depan dan belakang, akan menghasilkan tubuh yang kuat dan tegap," katanya.

Selain melatih otot, ia menyarankan untuk mengonsumsi banyak makanan dengan kandungan kalsium dan protein. Semoga bermanfaat.


Loading...




Cerita Unik Lainnya