Fakta Mengejutkan Sinyal Wi-Fi Bagi Kesehatan

Posted on 2016-04-28 00:16



Wi-Fi semakin menjamur di zaman modern ini. Wi-Fi semakin banyak ditemukan baik itu di sekolah, kampus, dan kafe yang menawarkan fasilitas yang bersifat gratis. Dengan Wi-Fi, membuat akses internet semakin mudah dan nyaman karena tidak membutuhkan sambungan kabel. Akan tetapi. Hal ini yang membuat kekawatiran akan adanya dampak penggunaan Wi-Fi bagi kesehatan karena memiliki kekuatan yang tak terlihat dan dapat menembus segala sesuatu disekitar kita.

Sejak diperkenalkannya Wi-Fi pada tahun 1997, para peneliti telah melakukan puluhan penelitian untuk mengeksplorasi subjek. Hasilnya jelas dan mengejutkan Wi-Fi secara negatif mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan dan kesehatan otak, terutama pada anak-anak.

Bahkan, pada tahun 2008 Scientific American memuat berita berjudul “Mind Control by Cell Phone” yang menjelaskan bahaya Wi-Fi pada otak manusia. Mari kita simak potensi berbahaya dari Wi-Fi dengan fakta-fakta berikut ini.

Mengakibatkan insomnia

Loading...

Pernahkah anda sering susah tidur setelah menggunakan Wi-Fi? Hal ini merupakan salah satu dampak dari penggunaan Wi-Fi. Sebuah studi pada tahun 2007 telah mengevaluasi modulasi frekuensi rendah yang dihasilkan oleh sebuah ponsel. Dalam uji coba tersebut, para relawan yang terkena radiasi sinyal radiasi elektromagnetik dari ponsel yang aktif maupun tidak aktif tetap mengalami kesulitan untuk tidur. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan gelombang otak yang diamati dengan signifikan. Menurut banyak orang kurang tidur hanya masalah yang tidak terlalu besar. Namun, dampak yang diakibatkan adalah depresi dan hipertensi yang dapat dikaitkan dengan kurang tidur.

Memengaruhi fungsi otak

Secara tidak sadar, ketika anda menggunakan Wi-Fi paparan radiasi yang berasal dari Wi-fi dapat memengaruhi fungsi kerja otak. Salah satu contohnya adalah kasus sebuah sekolah dasar di Denmark melihat masalah yang berhubungan dengan konsentrasi siswa-siswinya, para ilmuwan telah mulai melihat dampak dari radiasi 4G pada fungsi otak. Menggunakan teknologi MRI, penelitian yang dilakukan tahun lalu menemukan bahwa orang yang terkena radiasi 4G memiliki beberapa pengurangan aktivitas otak.

Bagaimana Cara Melindungi diri?

Meskipun banyak penjual gadged yang mengabaikan dampak yang sudah terbukti ini. Ada beberapa metode yang dapat menjadi pertahanan anda. Pertama, mengurangi melatonin yang berhubungan dengan paparan. Dengan demikian, peningkatan melatonin melalui suplementasi dapat membantu mengimbangi beberapa efek. Dalam tes hewan, L-karnitin memberikan dukungan antioksidan sebagai nutrisi untuk yang terkena dampak negatif radiasi 2,4 GHz. Kita dikelilingi dan dibombardir oleh radiasi elektromagnetik. Memblokir paparan radiasi tersebut sangatlah sulit, tetapi ada beberapa langkah kecil yang dapat Anda ambil. Langkah pencegahannya, tidak menyimpan ponsel, laptop, dan tablet dekat dengan tubuh Anda. Dan jika tidak sedang digunakan, matikan saja (router nirkabel Anda juga). Ada juga sejumlah perangkat yang tersedia untuk melawan frekuensi elektromagnetik. Baca petunjuk penggunaan batas aman gadged anda agar anda terhindar oleh dampak negatif yang dihasilkan penggunaan Wi-Fi. Semoga bermanfaat dan tetap sehat.


Loading...




Cerita Unik Lainnya