Dulu Beratnya 192 Kg, Kini Perubahan Arya Permana Sangat Mengejutkan

Posted on 2018-12-02 10:55



Sesuatu yang berlebih tidak baik bagi kesehatan tubuh, demikian juga dengan berat badan. Berat badan berlebih disebut dengan kegemukan atau obesitas. Obesitas dapat menyebabkan rentan dengan gangguan penyakit, membuat seseorang kurang aktif dalam beraktivitas, dan membuat penampilan kurang menarik. Anak-anak pun bisa alami obesitas, seperti kasus Arya Permana. Bocah 13 tahun ini memiliki berat badan hingga 192 kg. Usaha pun dilakukan untuk menyelamatkan bocah ini, kini penampilannya sangat mengejutkan.

Arya sang bocah obesitas berhasil melakukan diet sehat dan menurunkan berat badan sampai 102 kg. Arya pun terlihat terlihat lebih segar dan bebas melakukan kegiatan segari-hari. Kabar terbaru Arya ini terungkap dalam tayangan Selebrita Pagi yang ditayangkan akun Youtube Trans7 pada (28/11/2018).

"Ya Alhamdulillah ya, untuk saat ini kesehatan Arya sangat-sangat bagus." Kata Ade Somantri, ayah Arya Permana.

"Dulu tahun 2017 itu tepatnya tanggal 17 April 2017 Arya dilakukan operasi penyempitan lambung di RS Omni Alam Sutera."

Loading...

"Yang awalnya dulu pas dioperasi (beratnya) 192 kg, dari dulu sampai sekarang, alhamdulillah kemajuannya sangat pesat."

"Yang awalnya BBnya ada 192, alhamdulillah sekarang Arya berat badannya ada 90 kg."

Selain menjadi lebih kurus dan segar, Arya Permana kini mampu leluasa bergerak dalam melakukan berbagai aktivitas. Dulu saat dirinya masih seberat 192 kg, Arya Permana hanya bisa duduk bersandar pada tembok untuk menghabiskan hari-harinya. Aktivitas lainnya, Arya hanya mampu tidur terbaring dan tengkurap di kasur.

Kini Arya sudah bisa duduk bebas sambil menekuk kedua tangannya yang dulu sulit untuk ia lakukan. Saat gemuk dulu, Arya cukup kesulitan dalam mencari pakaian yang pas dengan ukurannya. Arya lebih memilih bertelanjang dada dan memakai sarung dalam kesehariannya. Kalaupun harus memakai baju, sang ibu mengaku harus menjahit sendiri karena tak ada yang menjual pakaian dengan ukuran sebesar badan Arya.

"Waktu dulu dijahitkan, kalau sekarang, mah, udah bisa beli di pasar." Ungkap Rokayah, ibunda Arya.

"Arya yang ini bajunya udah bisa saya beli di Pasar Roji. Kalau Arya sekarang bajunya pakai ukuran XL" lanjut Rokayah.

Sang ibu juga menceritakan jika pola makan Arya kini lebih ketat.

"Arya sekarang makannya diatur cuma 5 sendok makan sama lauknya satu."

"Kalau pakai sayur ya satu mangkok, sekarang nggak banyak-banyak, tapi cemilan nggak." Kata sang ibu.

Rokayah juga mengungkapkan rasa bahagianya melihat perkembangan anaknya yang begitu pesat.

"Ya seneng saya sekarang, waktu dulu mah merasa sedih."

"Sekarang seneng lihat Arya bisa olahraga, jalannya jauh, sekolah bisa aktif lagi, bisa bawa motor." Pungkas Rokayah.

Pada April 2018 silam, Arya sudah mampu menurunkan berat badannya 70 kilogram. Berita soal Arya tak hanya jadi konsumsi dalam negeri, tapi juga internasional, dia mendapat perawatan di rumah sakit. Dia dirawat dan dipantau diet ketatnya selama delapan bulan di rumah sakit Hasan Sadikin, Bandung. Alhasil, dari proses diet delapan bulan tersebut, Arya berhasil menurunkan 8 kg. Selanjutnya, Arya melakukan operasi bariatrik, di mana ukuran lambungnya diperkecil. Dengan begitu, berat badannya bisa turun 17 kg. Arya menjalani operasi tersebut secara gratis di Rumah Sakit Omni, Tangerang. Setelah itu, Arya terus didorong untuk melanjutkan pola hidup lebih sehat dan diet. Sampai-sampai binaragawan, Ade Rai, juga turut membantu Arya berolahraga dan berdiet.

Jika sebelumnya Arya sulit untuk bangkit dari tempat tidur dan berangkat sekolah, maka kini Arya sudah bisa bermain bulu tangkis dan sepakbola bersama teman-temannya.




Loading...




Cerita Unik Lainnya