Dicap Pelakor, Keluarga Rini Puspitawati : Kalian Gak Berhak Menghakimi

Posted on 2018-10-20 20:29



Rini Puspitawati akhirnya menghembuskan nyawanya usai sebelumnya dirawat dan mengalami kritis di rumah sakit. Rini jadi sorotan karena kecelakaan yang dialaminya di jurang Sarangan, Magetan, jawa Timur. Kecelakaan ini diwarnai isu perslingkuhan Rini dengan Ragil Supriyanto, seorang pria beristri. Rupanya tudingan Rini sebagai pelakor membuat keluarga Rini menjadi terusik dan gerah. Seperti yang diungkapkan keluarganya di waktu Rini masih dalam kondisi kritis.

Keluarga meminta warganet berhenti menghujat Rini Puspitawati di media sosial. Netizen dianggap tidak berhak menghakimi seseorang yang sedang terkena musibah. Rini Puspitawati awalnya selamat dalam kecelakaan maut di jurang Sarangan, Magetan, Sabtu (13/10/2018) lalu.

Saat itu, Rini mengendarai mobil Honda CRV bersama teman prianya, Ragil Supriyanto (34), warga Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Dalam kecelakaan itu Ragil tewas di lokasi kejadian. Namun Rini selamat, namun kondisinya sangat memprihatinkan. Rini menderita patah tulang dan pendarahan otak.

Loading...

Keluarga Rini meminta netizen berhenti menghujat Rini Puspitawati karena komentar netizen baik di Instagram maupun Facebook semakin liar.

Dalam informasi yang beredar di media sosial, para netizen menyebut Rini sebagai pelakor, pemandu lagu, dan kecelakaan itu sebagai sebuah karma atas apa yang dilakukannya.

Wiwik, kakak Rini, meminta para netizen menghentikan komentar yang menghujat musibah yang menimpa adiknya. Tidak ada orang yang menginginkan mendapatkan musibah seperti yang dialami Rini.

“Siapa yang mau seperti itu. Namanya juga musibah. Ga usah lah saling menghujat. Siapa yang mau. Tolong hentikan menghujat adik saya,” ucap Wiwik, Kamis (18/10/2018).

Wiwik menyampaikan orang lain tidak berhak menghakimi kesalahan yang dilakukan adiknya itu. Karena yang menghakimi belum tentu juga tidak memiliki kesalahan.

“Tapi kan ya sudah. Kalian gak berhak menghakimi. Yang menghakimi belum tentu benar,” kata dia.

Keluarga Rini Puspitawati menyadari kecelakaan yang terjadi di jurang Sarangan, Magetan, merupakan peringatan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Di saat Rini dirawat, Kakak ipar Rini, Sumarno (43) mengatakan keluarga tetap mendoakan Rini Puspitawati tetap diberi kesempatan hidup. Rini alami koma dan dirawat di RSUD dr Soedono Madiun, namun akhirnya meninggal dunia.

Sumarno merupakan suami Wiwik, kakak kandung Rini Puspitawati. Keluarga juga ungkapkan jika Tuhan memberikan kesempatan kedua bagi Rini untuk hidup kembali, keluarga akan membantu dan mensuport agar Rini menjalani hidup lebih baik lagi.

“Saya mendoakan adik saya untuk sembuh dan bisa sehat kembali. Siapa tahu kalau dikasih kesempatan hidup kedua, Rini akan menjadi lebih baik lagi,” kata Wiwik waktu itu




Loading...




Cerita Unik Lainnya