Cara mudah mendeteksi gejala autisme pada anak

Posted on 2016-03-03 18:18



 

Autisme adalah kelainan perkembangan sistem saraf pada seseorang yang kebanyakan diakibatkan oleh faktor hereditas dan kadang-kadang telah dapat dideteksi sejak bayi berusia 6 bulan. Deteksi dan terapi sedini mungkin akan menjadikan si penderita lebih dapat menyesuaikan dirinya dengan yang normal. Kadang-kadang terapi harus dilakukan seumur hidup, walaupun demikian penderita Autisme yang cukup cerdas, setelah mendapat terapi Autisme sedini mungkin, seringkali dapat mengikuti Sekolah Umum, menjadi Sarjana dan dapat bekerja memenuhi standar yang dibutuhkan, tetapi pemahaman dari rekan selama bersekolah dan rekan sekerja seringkali dibutuhkan, misalnya tidak menyahut atau tidak memandang mata si pembicara, ketika diajak berbicara. Karakteristik yang menonjol pada seseorang yang mengidap kelainan ini adalah kesulitan membina hubungan sosial, berkomunikasi secara normal maupun memahami emosi serta perasaan orang lain. Autisme merupakan salah satu gangguan perkembangan yang merupakan bagian dari Kelainan Spektrum Autisme atau Autism Spectrum Disorders (ASD) dan juga merupakan salah satu dari lima jenis gangguan dibawah payung Gangguan Perkembangan Pervasif atau Pervasive Development Disorder (PDD). Autisme bukanlah penyakit kejiwaan karena ia merupakan suatu gangguan yang terjadi pada otak sehingga menyebabkan otak tersebut tidak dapat berfungsi selayaknya otak normal dan hal ini termanifestasi pada perilaku penyandang autisme. Autisme adalah yang terberat di antara PDD.

Gejala-gejala autisme dapat muncul pada anak mulai dari usia tiga puluh bulan sejak kelahiran hingga usia maksimal tiga tahun. Penderita autisme juga dapat mengalami masalah dalam belajar, komunikasi, dan bahasa. Seseorang dikatakan menderita autisme apabila mengalami satu atau lebih dari karakteristik berikut: kesulitan dalam berinteraksi sosial secara kualitatif, kesulitan dalam berkomunikasi secara kualitatif, menunjukkan perilaku yang repetitif, dan mengalami perkembangan yang terlambat atau tidak normal.

 

Loading...

Dikutip dari 7bahanalami, suatu riset terbaru menemukan langkah untuk mengetahui tanda awal seorang anak mempunyai gejala autisme. Penemuan itu sangatlah mengejutkan, lantaran Anda bahkan juga dapat mencobanya sendiri dirumah.

 

Langkah tersebut cuma membutuhkan saat yang singkat yakni lebih kurang 10 menit. Lewat cara sederhana lewat penciuman, para peneliti percaya bahwa Anda bisa melihat tanda apakah seorang anak mempunyai gejala autisme atau tidak.

Autisme ada satu masalah perubahan yang mempengaruhi

langkah berkomunikasi, perilaku, serta interaksi sosial. Gejala autisme pada anak kerapkali terabaikan oleh orangtua. Oleh karenanya, kerjakan langkah tersebut untuk mendeteksi lebih awal.

Berdasar pada penemuan ini, gejala serta tanda seorang anak mempunyai autisme bisa diidentifikasi dengan menggandalkan bau yang menyenangkan serta tidak mengasyikkan. Bau yang menyenangkan yakni seperti bau bunga-bunga. Serta biasanya, indera penciuman atau hidung bakal mengembang waktu mencium bau ini. Sedang, waktu mencium bau yang tidak enak maka seorang cenderung bakal menutup hidungnya. Tetapi, hal semacam ini ternyata tidak terlihat pada seseorang anak dengan gejala autisme.

Seseorang peneliti bernama Noam Sobel, yang datang dari Weizmann Institute of Science menyampaikan bahwa perbedaan langkah mengendus pada anak yang biasa saja dengan seseorang anak yang mempunyai gejala autisme yaitu satu penemuan yang luar biasa. Kurun waktu kurang lebih 10 menit, Anda bisa mengidentifikasi gejala autisme pada seseorang anak dengan memakai cara non verbal.

Autisme kini jadi satu diantara masalah pada perkembangan yang berkembang dengan cepat, terlebih di lokasi Amerika Serikat. Hal semacam ini dapat dibuktikan melalui salah satu data yang membuka 1 dari 68 anak menderita autisme. Serta sebagian besar salah satunya yaitu laki- laki. Serta dengan adanya penemuan ini, jadi para orangtua bisa melakukan langkah yang lebih efektif serta cepat untuk mengetahui gejala autisme pada anak-anak. Dengan diagnosis yang lebih awal, jadi Anda bakal lebih cepat juga dalam berkonsuktasi dengan dokter terkait perubahan anak.

Saat mencium atau mengendus bebauan yang tidak enak, kurun waktu 305 milidetik anak – anak biasa menunjukkan reaksi pada penciuman mereka. Sedangkan, anak – anak dengan gejala autisme tidak menunjukkan reaksi apa pun. Perbedaan yang mencolok dalam soal penciuman itu cukup menunjukkan perbedaan jika seseorang anak mempunyai tanda serta gejala autisme.


Loading...




Cerita Unik Lainnya