Capailah Kriteria Berat Badan Ideal Untuk Wanita dengan Cara Sederhana Ini

Posted on 2016-05-12 00:00



Obesitas merupakan hal yang dihindari oleh banyak orang. Banyak orang menginginkan mempunyai berat badan yang ideal. Dengan memiliki berat badan yang ideal tentu akan menampilkan bentuk tubuh yang bagus. Para wanita saat ini lebih menginginkan bentuk tubuh yang bagus dan menarik. Selain itu, berat badan yang berlebih tentu akan mengundang banyak penyakit yang cukup serius. Salah satu penyakit yang mengancam adalah jantung, kolesterol, diabetes dan lainnya. Cara untuk menghindarinya ialah dengan menjaga pola makan.

Ketika anda telah menjaga pola makan, anda selanjutnya perlu mengetahui kriteria berat ideal seperti apa yang menjadi patokan bahwa anda telah sukses mewujudkan berat badan ideal anda. Berikut kriteria berat badan ideal.

Lingkar pinggang

Jika perut Anda telah menjadi tempat bertumpuknya lemak, Anda mungkin berada pada risiko yang lebih besar untuk terkena penyakit jantung dan diabetes, Cobalah mengukur lingkar pinggang, dengan cara menggunakan pita pengukur tepat di atas tulang pinggul Anda atau di sekitar pusar. Lingkar pinggang yang sehat bagi wanita ialah kurang dari 89 cm.

Loading...

Denyut jantung

Jika anda sedang santai maka gunakan waktu luang anda untuk menghitung berapa detak jantung anda setiap menitnya. Caranya ialah dengan menempelkan dua jari anda ke pergelangan tangan maupun ke leher anda. Dengan berat yang ideal, jantung akan berdetak sebanyak 60-90 detak per menit. Hati-hati dengan gaya hidup yang kurang aktif, karena dapat menyebabkan denyut jantung menjadi lebih cepat karena jantung harus bekerja lebih keras.

Ukur persentase lemak

Cara paling akurat adalah dengan mengukur persentase lemak pada tubuh anda. Dengan mengukur persentase lemak anda dapat mengetahui jimlah lemak anda yang terpisah dengan otot pada tubuh. Presentase lemak tubuh yang sehat untuk wanita adalah 20 sampai 32 persen. Untuk mengukurnya, Anda bisa menggunakan mesin ini di pusat kebugaran atau klinik fisioterapis.

Semoga bermanfaat.


Loading...




Cerita Unik Lainnya