Candaan Tak Biasa Deryl Sebelum Jadi Korban Lion Air JT 610, Istrinya Alami Mimpi Aneh

Posted on 2018-11-02 22:16



Kesedihan mendalam dirasakan oleh keluarga korban kecelakaan Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610. Salah satu keluarga yang merasakan kesedihan adalah keluarga dari pria yang bernama Dery Fida Febrianto. Dery merupakan salah satu penumpang di pesawat tersebut. Istri Dery dan tantenya memiliki firasat sebelum kecelakaan ini terjadi.

Dery Fida Febrianto berusia 22 tahun, ia salah satu penumpang pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta - Pangkalpinang yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat. Deryl Fida merupakan warga Simo Pomahan Baru 67 Sukomanunggal, Surabaya. Ia berangkat ke Pangkalpinang untuk bekerja di kapal kargo. Deryl Fida berangkat setelah kabar pekerjaannya yang mengharuskannya berangkat ke Pangkalpinang.

"Kapalnya lagi sandar di Pangkalpinang, jadi untuk sementara tinggal di Jakarta dan dia dapat kabar kapalnya mau berangkat, jadi naik pesawat itu," ungkap ayahanda, Didik Setiawan.

Kini kabar duka mengenai Lion Air PK-LQP menimpa Deryl Fida Febrianto membuat sang istri masih tak percaya. Melansir dari program acara Pagi Pagi Pasti Happy sang istri, Lutfiani Eka Putri mengatakan sempat memiliki firasat. Lutfi mengaku dirinya tak pernah memimpikan suaminya. Namun malam sebelum pesawat Lion Air PK-LQP jatuh, Deryl Fida Febrianto datang kemimpinya bak orang yang sedang pamitan.

Loading...

"Aku sempat minggu pas hari Minggu ke Seninnya, padahal sebelumnya enggak pernah dimimpiin sama sekali," ujar istri Deryl Fida Febrianto.

"Mimpi kayak dia itu pamit berangkat sambil cium pipi kanan kiri. (Dia) enggak ngomong sama sekali, kayak orang pamitan," papar dia.

Kendati begitu, istri Deryl Fida Febrianto pun tak memiliki pemikiran yang aneh-aneh terhadap suaminya.

"(Pas bangun tidur) enggak ada pikiran yang aneh-aneh, saya masih berpikiran positif kalau dia itu mau berangkat kerjaan, jadi kayak izin berangkat gitu aja," ungkap Lutfiani Eka Putri.

Sang tante, Lilis Suhernipun mengaku bahwa sebelumnya Deryl Fida Febrianto sempat bergurau dengannya. Deryl Fida Febrianto kala itu bertanya kepada tantenya apakah usai berlayar dirinya akan kembali dengan orangnya atau hanya nama.

"Waktu bercanda-bercanda itu dia bilang 'Te kalau lihat kondisi seperti ini, apa mungkin ya aku pulang sama orangnya apa tinggal nama," cerita Lilis, tante Deryl Fida Febrianto.

"Terus saya bilang, ngapain kamu bilang kayak gitu, ya pasti pulang sama orangnyalah," jelas tantenya.

Dua hari setelah gurauan tersebut, Deryl Fida Febrianto memberikan kabar kepada Lilis bahwa dirinya akan segera berlayar. Sang tentepun meminta Deryl Fida Febrianto untuk memikirkan kabar tersebut.

"Nah pas tanggal 15 atau 16, dia bilang 'Te aku besok berlayar' terus aku bilang, loh sudah pasti layar kamu, dipikir-pikir dulu," tutur tante Deryl Fida Febrianto.

"Ya aku sama gurau, apa kamu nanti berangkat terus seperti omongan kamu yang kemarin itu," tambah dia.

Lilis mengklaim, dirinya dengan Deryl Fida Febrianto memang begitu dekat dan kerap bergurau.

"Kami memang sering bercanda, dekat sama saya," imbuhnya.

Deryl Fida pun berangkat setelah kabar pekerjaannya yang mengharuskannya berangkat ke Pangkalpinang. Sekitar pukul 05.58 WIB, Deryl Fida sempat mengirim foto jika dirinya berada di pesawat dan mengatakan kepada ayahnya siap untuk bekerja di pelayaran. Sementara pada pukul 06.02, Deryl Fida mengirim foto selfie kepada istrinya dan mengabarkan akan berangkat.

"Kami terakhir ketemu di Bandara Juanda. Sebetulnya kalau sampai Pangkalpinang sudah langsung kerja. Ini musibah," kata Didik termenung, ayah Derly.




Loading...




Cerita Unik Lainnya