Begini Kondisi Terkini Bayi Yang Diambil Dari Perut Erni Susanti, Wanita Hamil Yang Digorok Dan Perutnya Dibelah Suami

Posted on 2019-02-24 10:36



Seorang pria di Bengkulu tega menghilangkan nyawa istrinya sendiri. Romi Septiawan (30) tega membunuh istrinya sendiri yang tengah hamil tua, Erni Susanti (29) pada Kamis (21/2/2019). Romi dengan tega menebas leher istrinya hingga nyawanya melayang dan membelah perut sang istri yang sedang hamil tua untuk mengeluarkan bayi yang ada di dalam kandungan sang istri.

Kejadian bermula ketika sang istri tidak memperbolehkan Romi melihat ponselnya. Karena tak diizinkan melihat isi ponsel sang istri, Romi lantas marah dan terlibat cekcok. Ia kemudian pergi ke rumah tetangga untuk meminjam parang.

Sekembalinya ke rumah, ia kembali cekcok dengan Erni hingga akhirnya menebas lehernya dengan parang. Kemudian Romi membelah perut istrinya dan mengambil bayi yang ada di dalam kandungan istri. Beruntung bayi tersebut berhasil selamat meskipun sang ibu meninggal dunia.

Loading...

Melansir dari laman instagram @bengkuluinfo, bayi malang tersebut berjenis kelamin laki-laki. Kondisinya sehat, lahir dengan berat badan 2,9 kilogram. Bayi berusia 2 hari tersebut mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Bengkulu. Dalam video yang diunggah laman instagram tersebut, sang bayi terlihat menangis.

"Semoga Anak Almarhumah Sehat Terus, Jadi Anak Yang Sholeh Ketika Besar kelak!! Menurut Info Bayi dirawat di RS Bhanyangkara Kota Bengkulu.

Jenis Kelamin: Laki Laki

Berat : 2.9kg .

Info dari Bidan klinik PMB Yunita Amd.Keb di Tanjung jaya," tulis akun @bengkuluinfo Kamis (21/2/2019).

Kepala Instalasi Rawat Inap RS Bhayangkara, Sri Hastuti mengatakan bahwa bayi tersebut sehat dan normal.

"Kondisi bayi di dalam kandungan saat terjadi kasus sudah 36 bulan. Kalaupun ingin dilahirkan sudah boleh. Berat bayi itu 2,9 kilogram, panjang badan 47 sentimeter," jelas Sri Hastuti, Jumat (22/2/2019).

Menurut hasil pemeriksaan medis, tidak ada masalah dengan pernapasan bayi laki-laki tersebut sehingga tidak perlu menggunakan alat bantu pernapasan. Anak dari pasangan Romi dan Erni ini juga menyusu dengan kuat.

Tidak ada kelainan yang diderita bayi tersebut. Proses buang air besar pertama juga berjalan normal. Sang nenek, Asmawati yang menunggui bayi tersebut di rumah sakit juga mengungkapkan tidak ada keluhan apa-apa mengenai cucunya.

"Cuma nangis normal, begitu pula dengan minum susu kuat. Ia juga belum diberi nama, nanti tunggu rembuk keluarga untuk memberikan nama," jelas Asmawati.

Sang nenek pun mengungkapkan kesedihannya ketika sang bayi menangis.

"Saya cuma menangis, kenapa kejam sekali pembunuh itu, padahal dia suami dan ayah kandung," ujar Asmawati. 




Loading...




Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-05-04 23:21