Atlet Pencak Silat, Hanifan Peluk Jokowi Dan Prabowo, Ternyata Ia Sempat Menyampaikan Pesan Ini Ke Keduanya

Posted on 2018-09-05 15:10



Ada momen tak terlupakan di ajang Asian Games 2018, momen saat seorang atlet pencak silat mendatangi Presiden Joko Widodo dan Prabowo, dan memeluk mereka bersamaan. Momen ini menjadi sorotan media, momen yang diharapkan banyak orang di situasi politik yang memanas jelang Pilpres 2019. Atlet ini bernama Hanifan Yudani Kusumah, ia berhasil  memperoleh medali emas dan mengalahkan Thai Linh Nguyen, lawannya dengan skor 3-2. Pertandingan ini diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Usai dinyatakan menang, Hanifan memegang bendera merah putih dan berlari mendatangi Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto dan Ketua umum PDI P Megawati Soekarnoputri. Sesampainya diatas Hanifan bersalaman dengan Megawati dan Jusuf Kalla. Kemudian Hanifan berpelukan dengan Jokowi kemudian Prabowo. Saat berpelukan dengan Prabowo, Presiden Jokowi ikut menyambut dengan bertepuk tangan.

Tidak hanya itu Hanifan juga mengajak Prabowo dan Jokowi berpelukan bersama, yang kemudian disambut sorak-sorak masyarakat yang hadir divenue pertandingan. Aksi Hanifan yang mengajak dua orang paling berpengaruh di indonesia berpelukan itu mengundang simpati banyak orang. Bahkan melalui akun twitter pribadinya, Jokowi sempat angkat bicara terkait momen langka itu.

"Usai merebut medali emas, pesilat Hanifan Yudani Kusumah berlari keliling lalu naik ke tempat saya duduk bersama Ketua IPSI, Bapak Prabowo Subianto. Kami bertiga berpelukan dalam selubung merah putih. Selamat kepada para atlet, pelatih dan pengurus pencak silat Indonesia," tulis @jokowi.

Loading...

Tak banyak yang tau, rupanya Hanifan sempat membisikkan sebuah pesan saat memeluk dua orang yang mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia pada pemilu 2019 itu. Hanif mengaku sempat membisikkan sebuah kalimat kepada Prabowo dan Jokowi.

"Saya hanya bilang Indonesia itu satu pak, berarti tidak ada duanya, Indonesia harus bersatu dan cinta damai. Mereka ucapin sama, terima kasih sudah berjuang untuk Indonesia," ujar Hanif saat ditemui di Gor Padjadjaran, Bandung, Senin (3/9/2018).

Ia mengaku spontan melakukan hal tersebut. Pelukan itu dilakukan sebagai ucapan terima kasihnya kepada pemerintah dan Prabowo selaku Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat).

"Yang pastinya saya spontan dan saya bangga bisa dilihat sama Pak Presiden Jokowi dan Pak Prabowo sebagai bapak insan pencak silat," ucapnya.

Hanif mengatakan, kehadiran Jokowi dan Prabowo sangat krusial dalam momentum kemenangannya. Apalagi, saat itu Hanif tertinggal angka dari lawannya, Nguyen Thai Linh, pesilat asal Vietnam. Kedatangan Jokowi dan Prabowo di akhir pertandingan membuat semangatnya terlecut. Ia pun sukses meraih emas ke-29 untuk Indonesia.




Loading...




Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-03-08 18:35