Apa yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Berhenti KB?

Posted on 2016-04-20 13:05



 

Semua metode kontrasepsi yang ada seperti IUD dan implan hormon, pil KB masih terbilang banyak digunakan. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan sekitar 9,6 juta wanita mulai lebih suka menggunakan metode lain.

 

Tapi apa yang terjadi pada tubuh wanita ketika mereka memutuskan untuk berhenti mengkonsumsi pil KB? Meskipun Anda bisa berhenti minum pil KB kapan saja, beberapa dokter menyarankan wanita menyelesaikan mengkonsumsi pil pack sebelum berhenti.

Berhenti di tengah program dapat membuat siklus menstruasi tidak terkontrol atau mampu menyebabkan beberapa pendarahan yang tidak teratur. Kontrasepsi oral (pil KB) mengandung dua hormon seks perempuan, estrogen dan progestin.

Kombinasi hormon ini mencegah ovulasi dan membuat lendir serviks wanita yang lebih tebal untuk membantu menjaga sperma agar tidak melewati leher rahim dan menemukan telur.

Dilansir dari Fox News, Selasa (3/11) setelah seorang wanita berhenti mengkonsumsi pil KB, hormon sintetis dari pil biasanya keluar dari sistem pencernaan dalam beberapa hari, dan periode menstruasi kembali dalam waktu empat sampai 12 minggu.

"Sampai beberapa bulan untuk membuat periode menstruasi normal setelah berhenti KB. Dalam dunia medis, kami menyebut ini ‘menstruasi tertunda’. Ada fenomena yang lebih langka yang disebut post-pil amenore, di mana periode menstruasi tidak kembali. Diagnosis untuk post-pil amenore baru dapat dideteksi setelah enam bulan berhenti," kata Dr. Alexandra Sowa dari Weill Cornell Medical College di New York.

Alasan lain seorang wanita tidak menstruasi karena hamil. Bertentangan dengan mitos yang menyatakan bahwa penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang dapat mempengaruhi kesuburan. Kemampuan untuk hamil kembali dapat terjadi pada bulan pertama setelah tidak mengkonsumsi pil.

Pil KB melakukan pekerjaan yang baik dengan 'meratakan' hormon wanita yang biasanya berfluktuasi sesuai dengan siklus ovulasinya. Fluktuasi ini menyebabkan masalah umum menstruasi seperti kram, sakit kepala, kembung dan gejala berat lainnya.

Jadi, menghentikan pil KB dapat menyebabkan semua gejala umum. Sedangkan efek samping yang umum dari pil KB dapat mencakup beberapa hal seperti berjerawat, kanker payudara, mood yang tidak teratur, dan keinginan seksual yang tinggi.

"Ingat bahwa sebagian besar efek samping pil KB adalah risiko kanker ovarium, periode reguler, peningkatan ditandai dari jerawat, dan penurunan nyeri panggul yang berhubungan dengan endometriosis."

Loading...

menstruasi tidak teratur setelah berhenti kb

Keluarnya darah dari vagina bisa berasal dari beberapa sumber: rahim seperti saat menstruasi, dari indung telur dan salurannya, dari bagian vagina, atau bahkan darah dari bibir kemaluan. Tiga sebab terakhir harus dapat disingkirkan dahulu untuk mempersempit kemungkinan asal perdarahan. Jika sudah dipastikan (oleh dokter) darah tersebut adalah darah menstruasi, maka yang terjadi pada Anda tidaklah normal dan perlu diselidiki lebih lanjut. Menstruasi yang tidak teratur harus kita anggap sebagai gejala yang membahayakan. Perdarahan bisa dikarenakan faktor hormonal yang tidak stabil sehingga menstruasi menjadi tidak teratur. Atau mungkin ada tumor dalam kandungan.

Adapun sebab lain yang mungkin sbb:
  • Menggunakan alat KB yang dimasukkan ke dalam uterus (IUD)
  • Sedang menggunakan pil KB atau obat-obatan tertentu
  • Olahraga yang berlebihan
  • Penyakit kista indung telur
  • Kehamilan atau menyusui
  • Stres
  • Penebalan rahim atau polip
  • Dll.
Kontrasepsi injeksi kadang membuat periode menstruasi menjadi tidak teratur dan perdarahan yang terjadi bisa lebih berat dan lebih lama.

Sangat dianjurkan Anda untuk periksa ke dokter spesialis kandungan (Sp.OG) untuk memastikan asal dan sebab perdarahan dan agar segera dilakukan terapi yang tepat oleh dokter.

Semoga bermanfaat.
Salam,

dr. Rony Wijaya


Cara Cepat Hamil Setelah Berhenti KB

Setelah Berhenti melakukan program KB sering menjadi masalah banyak pasangan menikah. Pasangan Menikah biasanya melakukan KB, dengan alasan agar jarak umur antara anak yang pertama dengan anak yang kedua tidak terlalu dekat, atau ingin membatasi jumlah anak. Jenis KB yang digunakan juga beragam, seperti: pil, suntik, susuk, kondom ataupun spiral/IUD. Dan mereka akan berhenti menggunakan alat kontrasepsi pada waktu ingin mempunyai anak kembali.

Namun yang perlu diketahui adalah, penggunaan KB dalam jangka panjang bisa mempengaruhi keseimbangan hormon dan kesuburan wanita. Sehingga saat setelah berhanti KB, dan ingin cepat Hamil maka sebaiknya anda melakukan Tips-Tips Sebagai Berikut:

Menjaga kebugaran tubuh, akan meningkatkan kesuburan wanita. Apabila seorang wanita sering sakit dan mudah lelah, biasanya akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dan memicu wanita sulit hamil. menjaga kebugaran tubuh wanita bisa dilakukan dengan rutin berolahraga dan menjaga asupan gizi secara seimbang. Wanita juga sangat perlu memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan agar vitamin dan nutrisi dalam tubuh terpenuhi.

Wanita yang berhenti program KB, dan ingin cepat hamil harus memperhatikan siklus menstruasi. Beberapa wanita yang berhenti menggunakan alat kontrasepsi biasanya akan mengalami siklus menstruasi tidak teratur selama beberapa bulan. Hal ini adalah kondisi yang normal, karena afek dari kontrasepsi yang digunakan masih terjadi. Namun apabila siklus menstruasi sudah kembali teratur, maka menjadi tanda bahwa kesuburan anda kembali dan siap untuk hami.

Beberapa wanita yang cukup lama menggunakan alat kontrasepsi biasanya juga akan mengalami amenore (kondisi wanita tidak mengalami menstruasi) atau bahkan sebaliknya yaitu wanita mengalami menstruasi terus menerus. Apabila anda mengalami hal ini, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Wanita yang ingin segera hamil setelah berhenti menggunakan alat kontrasepsi KB, juga harus mengelola stress. Terutama apabila anda belum juga mendapatkan kehamilan setelah beberapa bulan berhenti KB. Hal ini merupakan kondisi yang wajar, karena setelah alat kontrasepsi akan membuat keseimbangan hormon tidak normal dan membutuhkan waktu untuk menjadi normal kembali.

Bagi anda yang Ingin Cepat Hamil setelah berhenti KB, juga harus memperhatikan pola hubungan suami istri. Jangan berhubungan suami istri setiap hari, karena akan lebih baik dan dapat meningkatkan resiko kehamilan apabila berhubungan suami istri dilakukan setiap 2 atau 3 hari sekali.


Loading...




Cerita Unik Lainnya